Sabtu, 29 September 2012

Menjelajah Gunung Api Purba Nglanggeran



Kawasan Wisata Gunung Nglanggeran adalah sebuah kawasan wisata berupa gunung api purba yang berbentuk bongkahan batu raksasa. Desa wisata ini terletak di Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta. Selain dapat menjelajah gunung, kita juga dapat menyaksikan keindahan alam pedesaan dari puncak gunung, serta melihat sunset dan sunrise yang mempesona di malam hari. Di Puncak bagian Timur Gunung Nglanggeran juga terdapat misteri dusun dengan 7 kepala keluarga.
Menyaksikan mentari terbit dari puncak gunung merupakan satu kemewahan yang tidak semua orang bisa menikmatinya. Rute yang menantang, cuaca yang tidak menentu, perjalanan yang berat, serta jauhnya jarak yang harus ditempuh dengan berjalan kaki menjadi penghalang utama bagi sebagian orang. Namun hal ini tidak berlaku di Gunung Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. Hanya memakan waktu 1 hingga 1,5 jam pendakian. Anda akan tiba di puncak barat Gunung Nglanggeran, Gunung Gede. Pemandangan indah yang memanjakan mata pun menyambut. Sejauh mata memandang yang terlihat hamparan awan di ketinggian, jajaran gunung batu dengan bentuk yang unik, perkampungan warga, serta hijaunya sawah dan ladang. Saat senja datang, Kota Jogja akan terlihat laksana lautan kunang-kunang. Taburan cahaya bintang dan gemerlap lampu kota yang terlihat dari kejauhan menjadi pemandangan romantis bagi siapa saja yang berkemah di gunung ini.
Gunung Nglanggeran merupakan gunung api purba yang pernah aktif puluhan juta tahun lalu. Terletak di kawasan karst Baturagung, gunung yang litologinya tersusun oleh fragmen material vulkanik tua ini memiliki dua puncak yakni puncak barat dan puncak timur, serta sebuah kaldera ditengahnya. Saat ini Gunung Nglanggeran berupa deretan gunung batu raksasa dengan pemandangan eksotik serta bentuk dan nama yang unik dengan beragam cerita rakyat sebagai pengiringnya. Gunung-gunung tersebut biasanya dinamakan sesuai dengan bentuknya, seperti Gunung 5 Jari, Gunung Kelir, dan Gunung Wayang.

Foto untuk Gunung Api Purba:



























Tidak ada komentar:

Posting Komentar